SALAM HANGAT »TheKiFOT« “Kesuksesan ataupun kegagalan masa depan Anda tergantung dari keputusan Anda saat ini, Di mana ada kemauan dan keberanian untuk memutuskan, di situlah kesuksesan menanti Anda. Tapi yakinlah bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulainya”.

MAKALAH PENGEMBANGAN SOFTSKILL

PENGEMBANGAN SOFT SKILL 

TheKiFOT- Sejak awal kita bersekolah sampai dengan menjadi mahasiswa, kita sudah kenyang mempelajari begitu banyak pengetahuan dan keahlian yang sifatnya know-how dan tehnis. Bagi yang berlatar belakang pendidikan di bidang kedokteran, mereka sudah diajari a-z mengenai tehnis dan know-how kedokteran berikut spesialisasi yang dipilih. Bagi yang bersekolah di bidang hukum, mereka sudah mendapatkan a-z mengenai seluk beluk dunia dan praktek hukum. Bagi yang berlatar belakang pendidikan di bidang perhotelan, mereka sudah mendapatkan a-z pengetahuan dan keahlian hospitality industry. Bagi mereka yang bersekolah di bidang perbankan, mereka sudah mendapatkan a-z pengetahuan dan keahlian menjadi bangkir berkualitas baik.

Hampir seluruh pendidikan yang kita dapatkan ketika bersekolah adalah cara melakukan, mengoperasikan, mengimplementasikan, penanganan, dan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan tehnis dan hal utama dari disiplin ilmu. Semua yang kita pelajari ketika bersekolah terutama ketika di kampus hampir seluruhnya tergolong sebagai hard skill.


Suatu keahlian atau kemampuan untuk menghasilkan, mengubah, mengoperasikan, mengimplementasikan, dan mempergunakan suatu hal tertentu. Hard skill biasanya mudah terlihat ketika kita sedang melakukan atau mengerjakan suatu aktivitas atau pekerjaan. Keahlian atau kemampuan utama yang dibutuhkan seseorang untuk bisa bekerja dengan baik dan sesuai standar yang telah ditentukan.


Kecenderungan sekolah atau universitas lebih mengutamakan hard skill dalam setiap materi pengajarannya karena memang dunia pendidikan sejak awal lebih fokus mengajarkan siswanya dengan hard skill. Dunia bisnis maupun perusahaan-perusahaan lebih mengutamakan hard skill sehingga dunia pendidikan berupaya untuk memfokuskan materi pengajarannya kepada hard skills. Namun sesungguhnya ada yang terlewat dari situasi ini.



Setiap kesuksesan, setiap keberhasilan selalu memiliki beberapa variabel yang saling melengkapi satu sama lain. Tidak ada kesuksesan maupun keberhasilan dalam mencapai tujuan hanya ditentukan oleh satu variabel saja. Mencapai kesuksesan merupakan hasil dari proses optimalisasi berbagai variabel yang dibutuhkan untuk mencapai sukses. Selama ini kita terlalu fokus kepada hard skill saja, padahal memfokuskan semata-mata pada hard skill saja tidak akan cukup untuk membawa kita mencapai keberhasilan.


Apabila kita lebih jeli lagi melihat berbagai kasus yang terjadi, orang-orang yang berhasil mencapai tujuannya selalu melengkapi dirinya dengan hard skill dan soft skill. Soft skill adalah salah satu bentuk kemampuan atau keahlian yang tidak mudah untuk dilihat atau diidentifikasi dengan kasat mata. Soft skill sangat mendukung implementasi dari hard skill. Orang akan sulit mencapai keberhasilan apabila hanya mengandalkan soft skill, dan begitu juga sebaliknya apabila seseorang tidak dilengkapi dengan soft skill yang memadai maka kesuksesan akan sulit dicapai. Banyak orang yang hard skill-nya bagus dan tapi amburadul dalam berkomunikasi sehingga mampu menimbulkan konflik. Orang yang hard skill-nya hebat tapi tidak pernah mau belajar karena merasa dirinya paling hebat. Orang seperti ini sesungguhnya sedang berjalan ditempat.


Sudah saatnya kita memperhatikan soft skill yang amat berperan dalam karir kita. Banyak individu yang meremehkan soft skill karena memang sejak dini mereka tidak pernah difokuskan untuk mendalami berbagai soft skill yang dibutuhkan dalam menjalani hidup maupun dalam berkarir.

Oleh karena itu banyak orang terhambat promosinya ketika berkarir, terjebak dalam konflik yang tidak kunjung selesai, tidak dipercaya oleh banyak orang, dan banyak hal lainnya karena semata-mata mereka hanya mengandalkan hard skill saja.

Yang perlu diingat bahwa sudah semakin banyak orang yang memiliki hard skill yang bagus sehingga persaingan antar individu yang hanya mengandalkan hard skill semata berlangsung sangat ketat. Terlebih saat ini kita bisa dengan mudah mengembangkan hard skill kita baik melalui internet maupun melalui media cetak maupun tulis.

Agar kita tetap kompetitif dan berbeda dengan individu lain yang hanya mengandalkan hard skill, kita perlu melengkapi hard skill kita dengan serangkaian soft skill yang menunjang karir kita.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila kita ingin mengakuisisi beberapa soft skill yang dibutuhkan dalam aktivitas yang kita lakukan. Pertama mempraktekkannya dalam dunia nyata. Individu harus berada pada situasi “belajar sambil melakukan”, karena dengan begitu kita tahu bagaimana soft skill tersebut digunakan atau di pacu dengan kecepatan penuh atau cukup pada tingkatan sedang sesuai situasi yang kita hadapi serta tugas dan tanggung jawab yang di emban. “Practice make perfect”. Setiap peningkatan hard skill yang anda miliki, tidak memiliki nilai tambah tanpa disertai soft skill yang menajamkan hard skill tersebut.

Kedua, cari, pilih dan tetapkan individu sebagai pembanding atau temukan role model anda. Tetaplah menjadi diri sendiri karena setiap individu memiliki keunikan masing-masing. Role model hanya sebagai benchmark anda untuk menjadi sukses. Role model haruslah orang-orang yang telah diakui kredibilitasnya oleh lingkungan sekitar. Perhatikan dan pelajari faktor-faktor hard skill maupun soft skill yang dimiliki role model. Fokuskan dulu pada faktor-faktor yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dari lingkungan kerja maupun sosial anda. Berikut adalah beberapa soft skill yang dibutuhkan baik dalam berkarir maupun dalam menjalani kehidupan, antara lain :

1. Kemampuan berkomunikasi.

Katakanlah apa yang perlu dikatakan dengan cara yang mudah dan jelas, baik secara lisan maupun tulisan. Buatlah segala sesuatunya secara pendek dan sederhana. Pada hakekatnya komunikasi adalah mengenai sesuatu hal yang mampu dimengerti oleh orang lain. Oleh karena itu pesan yang ingin disampaikan harus pendek, mudah, dan jelas. Selain itu dengan berkomunikasi secara efektif akan menimbulkan kepercayaan orang lain kepada kita. Dalam komunikasi lisan pahami dan perhatikan lawan bicara kita, gunakan kata-kata yang sesuai dengan latar belakang lawan bicara kita. Usahakan fokus pada pembicaraan dan sesekali gunakan gerak tubuh dalam menjelaskan sesuatu. Hindari mendominasi dan memotong pembicaraan. Tumbuhkan kepercayaan diri dan hindari perasaan bahwa kita lebih tinggi atau rendah dengan lawan bicara kita, karena hal tersebut akan mempengaruhi cara kita berkomunikasi. Ingat bahwa kemampuan berkomunikasi diperlukan di semua pekerjaan dan jenjang jabatan. Praktekkanlah!

2. Kemampuan belajar.

Belajar adalah “pekerjaan seumur hidup”. Ada sesuatu yang baru dalam hidup ini walau sekecil apapun. Belajar tidak berhenti pada jenjang sekolah, sarjana ataupun pasca sarjana saja. Belajar dapat dilakukan kapan dan dimana saja tidak mengenal batas waktu. Pelajari hal-hal baru untuk merangsang otak serta menjaga pikiran agar terus berkembang. Waktu akan berlalu begitupun situasi dan kondisi yang akan berganti pula, maka teruslah belajar agar dapat mengikuti perkembangan di dunia kerja. Jangan jadikan belajar sebagai sesuatu yang berat, anda hanya perlu mengetahui apa yang anda tidak ketahui, simpan dalam ingatan atau apabila perlu simpan dalam bentuk tulisan atau kliping, lalu gunakan pengetahuan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan anda.

Aplikasi pengetahuan yang anda pelajari, berbagilah dengan rekan kerja lainnya. Berilah kesan yang mendalam terhadap rekan kerja, anak buah dan tentu saja atasan anda.

3. Kemampuan beradaptasi dengan perubahan.

Tidak ada satu pun di dunia ini yang ajeg, semua pasti berubah. Perubahan kadang datang secara tiba-tiba, menuntut kita untuk menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang baru, yang tidak kita kenali dan duga sebelumnya. Bersikaplah fleksibel terhadap perubahan. Jangan berjalan berlawanan arah, berjalanlah mengikuti arah yang dibawa perubahan itu. Hilangkan resistensi menghadapi perubahan. Resistensi timbul ketika zona kenyamanan yang kita miliki terenggut oleh perubahan. Pertanyaan mendasar sebelum menghilangkan resistensi adalah apakah saya ingin bergerak maju? dan apakah saya mampu meninggalkan kenyamanan yang saya miliki demi perubahan? Bila jawabannya negatif, maka anda tidak perlu meluangkan waktu berjalan beriringan dengan perubahan. Yang perlu anda lakukan ketika perubahan datang adalah biarkan dia datang, ketahuilah maksud dan tujuannya, yakinkan diri bahwa disetiap situasi baru selalu ada cahaya dan kebahagian baru, berjalanlah dalam jalan perubahan dengan santai tanpa beban dan anggap bahwa anda berjalan seperti biasa. Sedikit demi sedikit perlakukan perubahan sebagai teman. Ingatlah selalu bahwa orang yang maju adalah orang yang mampu melihat perubahan yang akan datang dan menyesuaikan diri dengan perubahan. Bagi yang mempertahankan cara lama dalam perubahan yang dinamis akan tertinggal di belakang.


4. Kemampuan untuk bekerja sama.

Suka atau tidak suka kita harus mengakui bahwa banyak hal yang kita lakukan dalam hidup ini bergantung pada orang lain. Begitu pun dalam dunia kerja. Apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan kita adalah hasil dari pekerjaan rekan kita, begitupun hasil pekerjaan kita merupakan masukan bagi rekan kita untuk menyelesaikan pekerjaannya. Itulah proses dan agar proses berjalan baik dibutuhkan kerja sama satu sama lain. Berikanlah selalu apa yang dapat anda berikan, dan bila suatu saat anda tidak mendapat apa yang anda butuhkan maka paling tidak anda telah menyelesaikan tanggung jawab yang seharusnya.

Binalah hubungan yang saling terbuka. Hilangkan perasaan lebih unggul dibanding rekan lainnya. Dahulukan kepentingan organisasi dibanding kepentingan pribadi, karena kita bekerja dan menerima upah untuk dan dari organisasi.




( TheKiFOT )

Penyesalan


Penyesalan




TheKiFOT- Ada suatu Keluarga yang hidup dengan serba kemewahan mereka sering menghambur-hamburkan uangnya untuk hal yang tidak penting, padahal mereka mempunyai anak yang sangat berbeda sifat dengan orang tuanya, yang baru duduk di kelas 2 SMP, walaupun anaknya sering menasehati kedua oarangtuannya tetapi malahan mereka tidak mau menanggapinya, mereka menganggap omongan anaknya tidak berarti apa-apa baginya, anak mereka juga tidak boleh bergaul dengan orang miskin. sampai pada malam hari di rumah mereka sedang berkumpul dan berbicang bincang di ruang keluarga.

Mamah : Papa ! tadikan mama ke Mall bersama teman arisan mamah, mamah melihat perhiasan yang sangat bagus dan langka lho !!! bolehkah mamah membeli perhiasan itu ??? ( duduk di samping suaminya sambil menarik-narik baju suaminya )

Papah : Tentu saja boleh, apa sih yang enggak buat mamah, mau mamah membeli Tokonya juga papa belikan kok !

Mamah : Wah ! papa baik sekali dengan mamah terima kasih ya pah !!!

Papah : Iya mah sama-sama !

Lucy : Mamah, bukankah kemarin mamah baru membeli kalung berlian ? mengapa sekarang mamah ingin membeli perhiasan lagi ?

Mamah : Sudahlah biarkan saja, lagi pula papah mu mengizinkan mamah untuk membelinya kok !! memangnya kamu ingin membelinya juga ?

Lucy : Tidak-tidak, tapi mah… itu kan sama saja kita melakkan pemborosan, apa lagi mamah kan setiap hari selalu mejeng diMall bersama teman arisan mamah

Papah : Sudahlah nak.. tidak apa-apa selama kita masih hidup berkecukupan, kita boleh kok melakukan atau membeli-beli barang yang kita mau, memangnya kamu mau papah belikan apa ?

Lucy: Oh tidak usah pah… terima kasih, tapi apa salahnya kita berhemat, bisa saja saat kita kesusahan dan krisis nanti kita dapat memakainnnya .

Mamah : Helloo ???? jaman sekarang berhemat untuk apa sayang ??? apa kau tidak melihat perusahaan papah mu itu ada dimana-mana, seharusnya kamu bersyukur hidup serba berkecukupan seperti ini malah ingin berhemat !!

Lucy: Ya sudahlah mah, aku kan tadi hanya usul saja ! baiklah mah sudah larut malam aku ingi tidur dulu ya ! selamat malam semuanya ( bersalaman kepada kedua orang tuanya )

Papah : Salamat malam juga sayang, mimpi indah ya nak !!!

Lucy: Iya pah ! ( sambil menuju Kamar )

Pada keesokan paginya mereka bersiap-siap untuk melakukan aktifitasnya masing-masing, anaknya ber Sekolah dan papahnya berangkat ke Kantor, di sekolah Lucy mempunyai tiga teman mereka mempunyai sifat yang berbeda-beda ada salah satu temannya yang kurang mampu tetapi sangat baik hati, pintar, ramah rendah hati dan percaya diri, sedangkan dua temannya itu memliki sifat yang sombong, suka memilih-milih teman, jahat,,memang mereka berdua adalah orang yang serba berkecukupan,sampai padasuatu hari di sekolah ada sedikit perselisihan dan kebetulan juga mereka sekelompokuntukmengerjakan tugas Sekolah.

Lucy: Hai bagaimana ini, kita kerja kelompoknya kapan ? sebentar lagikan tugas Sekolahnya akan seger dikumpulkn.

Ikal :Wah ia juga ya,bagaimana jika nanti sehabis pulang Sekolah, tetapi kita berkerja kelompok dimana ?

Gisela :Yang pasti kita jangan bekerja kelompok di Rumah Ikal, Rumah dia kan kecil dan kumuh,laginkan aku nggak boleh sama orang tua aku jika bermain ketempat kumuh-kumuh seperti itu .

Joe : Iya betul sekali itu pastikan Rumah Ikal itu bau banget dan sempit sekali, pokoknya aku tidak akan mau kerja kelompok jika dirumah Ikal !

Lucy : Teman kalian jangan ngomong seperti itu, belum tentu apa yng di ucapkan kalian itu benar, lagiankan tujuan kita itu untuk belajar bukan untuk bermain !

Ikal : Sudahla tidak apa-apa perkataan mereka itu benar kok,kalu kita belajar di tempat yang tidak nyaman kan juga mempengaruhi tugas kita juga .

Joe: Bagaimana kalau di Rumah Lucy saja !

Gisela: Iya aku setuju, papah dan mamah aku kan kenal dekat dengan orang tua mu Lucy!

Lucy : Ya sudahlah, kalian langsung ke Rumah ku ya, nanti aku di jemput dengan mobil, kalian bisakan ?

Ikal : Okelah !

Bel pulang Sekolah pun berbunyi mereka bersiap-siap untuk ke Rumah Lucy, Lucy sudah dijemput oleh supir pribadinya, mereka semua pun langsung menuju Rumah Lucy. Sampai di sana mamah Lucy sedang membaca-baca buku.

Lucy : Mamah aku pulang ! ( mencium tangan mamahnya )

Mamah : Sayang kamu sudah pulang, wah teman-teman mu kok pada kesini emangnya ada acara apa ?

Lucy : Mau kerja kelompok mah !

Joe : Selamat Siang tante ! ( mencium tangan mamahnya Lucy)

Mamah : Iya selamat Siang !!!

Gisela : Tante selamat Siang, (mencium tangan mamahnya Lucy )

Mamah : Iya selamat Siang juga….

Ikal : Tante, selamat Siang !(mencium tangan mamahnya Lucy)

Mamah : Iya selamat Siang juga !Ayo semua masuk jagan malu-malu silahkan duduk!

Ikali : Terima kasih tante !

Lucy : Teman-teman ku tinngal sebentar dulu ya!

Ikal : Oh….. yasudah !!

Mamah : Kalian mau minum apa ?

Gisela : Oh tidak usah tante terima kasih banyak!

Joe: Iya tante tidak usah, jadi merepotkan !

Mamah : Oh tidak kok !

Agak lama kemudian Lucy pun datang, dia baru saja mengganti baju ! lalu bekajar pun dimulai, pada saat belajar Lucy dan Ikal sangat serius,tetapi Gisela dan Joe malah asyik bermain dam mengobrol- ngobro ! hingga terjadi perselesihnan.

Ikal : Hai kalian jangan bisanya santai-santai saja ! cepat bantu aku dan Lucy menyelesaikan ini semua agar cepat selesai .

Ikal : Iya kalau kalian santai- santai seperti ini akan kulaporkan pada pak guru lho !!

Gisela : Cerewet sekali kalian berdua aku itu lelah dan capek !

Joe : Lagian kan tugasnya mudah sekali, kita berdua hanya ingin beristirahat sebentar saja kau jangan emosian gitu dong !

Lucy : Siapa coba yang emosian, aku hanya memperingati kau saja kok.

Ikal: Sudah-sudah kalian jangan bertengkar lagi, nanti kita tidak bakal selesai nih mengerjai tugasnya kan besok harus di kumpulkan !

Gisela : Baiklah !

Mereka mengerjakan tugas sekolah hingga larut malam Gisela dan Joe menunggu jemputan di Rumah Lucy, sedangakan Ikal pulang dengan berjalan kaki. Pada saat Gisela dan Joe menunggu jemputan, papah Lucy pun datang, mereka berdua pun mengobrol-mgobrol dengan kedu orangtuanya Lucy tentang si Ikal, pada saat mengobrol Aulia sedang Kamar.

Mamah : Kalian belum juga di jemput ?

Joe : Belum tante sedang di perjalanan !

Mamah : Apa perlu supir tante yang mengantarkan kalian pulang ?

Gisela : Oh.. tidak usah tante, lagian juga supir aku sedang di perjalanan !

Papah : Sepertinya om pernah meliat kamu ! (berbicara dengan Gisela)

Gisela: Iya om aku anaknya pak Bastian pemilik perusaan Mobil terkenal itu lho…

Papah : Oh iya om ingat sekali dia itu kan temn kerja om !

Gisela : Saya juga tau om.. Papah aku kan sering cerita sama aku !

Papah : Om nitip salam ya buat papa kamu !

Gisela : Oke om !

Papah : Terima kasih ya, oh ya om mau kebelakang dulu ya !

Mamah : Oh ternyata kamu itu anaknya pak Bastian ya !

Gisela : Iya tante !

Joe : Wah sepertinya jemputan ku sudah datang nih ! tante aku pulang dulu ya terima kasih banyak tante, Gisela aku pulang duluan ya !

Mamah : Oh iya sama-sama hati-hati ya, lain kali main kesini lagi ya ! (melambai-lambaikan tangannya)

Gisela: Iya, hati-hati ya !

Joe : Iya tante !!! (melambai – lambaikan tangannya)

Setelah Joe pulang., mamahnya Lucy bersama Gisela membicarakan kehidupannya Ikal.
.
Mamah : Tadi anak laki-laki itu siapa namanya ?

Gisela : Oh itu namanya Ikal tante, memangnya ada apa dengan dia tante ?

Mamah :
Sepertinya dia beda ya dengan kalian semua, maksudnya tante itu dia dekil seperti orang miskin !

Gisela : Emang benar tante dia itu orang miskin, aku saja malu sekelompok sama dia, dia itu bau tante ! Rumahnya saja kumuh dan kecil sekali,

Mamah : Wah menjijikan sekali , jangan sampai lah Lucy bermain dengan anak itu!

Gisela : Tante, Lucy itu kalau di Sekolah selalu bermain bersama Ikal, kita saja udah sering bilang ke Lucy untuk jangan bermain bersama Ikal tapi tetap saja Lucy tidak mau mendengar kata-kata aku !

Mamah : Baiklah nanti tante saja yang akan bicara dengan Lucy !

Gisela : Tante itu dia jemputan ku sudah datang. Aku pulang dulu ya tante terima kasih banyak ya …

Mamah : Iya terima kasih kembali, lain kali main kesini lagi ya !! (melambai-lambaikan tangannya)

Pada malam harinya papah dan mamahnya Lucy memperingati
Lucy untuk jangan bermain dengan Ikal, tetapi Lucy tidak mau mengikuti apa yang dikatakan orang tuanya.

Mamah : Lucy! kemarilah ada yang ingin papah dan mamah sampaikan kepada mu !

Papah : Lucy kemarilah sayang !

Lucy : Iya pah ! mah ! ada apa ? sepertinya ada hal penting yang ingin di sampaikan kepadaku ! (berjalan menghampiri mamah dan papah nya)

Papah : Sini duduklah di samping papah !

Lucy : Ada pah! Mah! ?

Mamah : Kamu ingat tidak dulu mamah sudah pernah bilang kepada mu untuk tidak boleh bermain bersama anak miskin !

Lucy : Jadi ini yang ingin papah dan mamah sampaikan ? mengapa sih mah pah aku tidak boleh bermain berama Ikal ? dia itu anak baik- baik dia juga pintar dalam segala pelajaran

Papah : Bukan begitu Lucy , bisa saja dia itu jahat , memang dia pintar dalam segala pelajaran, jadi kamu dekat dengan dia itu karena dia pintar ?

Lucy : Iya juga pah, dia itu juga baik, rendah hati, tidak sombong, maka dari itu aku ingin bermain dengan dia !

Papah : Pintar ? papah bisa menyewa guru atau orang paling pintar untuk mengajari kamu, banyakkan teman yang lebih baik dari pada dia !

Lucy : Tidak pah, dia adalah teman terbaikku !

Mamah : Cukup sudah Lucy, kesabaran mamah sudah hilang, mamah tidak mau mendengar alasan kamu lagi ! ( membentak dan berdiri dari duduknya )

Lucy : Baiklah kalau mau mamah seperti itu, mamah dan papah tidak tau mana yang baik dan mana yang buruk, hanya bisa menilai orang dari kaya dan miskinnya saja !

Mamah : Beraninya kamu bicara seperti itu !! (hampir menampar Lucy dan sempat di tahan tangannya oleh papah )

Papah : Sabar mamah !

Lucy : Tampar Lucy mah silahkan ! (menangis dan sambil membentak mamahnya)

Papah : Lucy cepat kamu masuk kamar

Lucy : Baiklah ! kalau itu mau mamah aku akan menurutinya, demi kebaikkan mamah. (meninggalkan papah dan mamahnya)

Keesokan pagi harinya di Sekolah Lucy pun pada saat istirahat tidak mengobrol dan bermain bersama Ikal lagi, tetapi bermain bersama Gisela dan Joe, tetapi Lucy sebenarnya terpaksa melakukan hal ini.

Lucy : Gisela kita ke kantin yuk !

Gisela :Tumben kau mau bermain bersama kita ! ada apa dengan mu ?

Lucy : Tidak apa-apa kok, memangnya aku tidak boleh bermain dengan mu?

Joe : Ya.. aneh aja biasanya kan kamu bermain bdengan Ikal !

Lucy : Tidak, aku tudak mau bermain dengannya lagi!

Joe : Memangnya kenapa ?

Lucy : Sudah lah jangan banyak omong, aku sudah malas membicarakannya lagi !

Gisela : Hahhahaha bagus ! gue suka gaya lo !

Pada saat bermain Ikal pun menghampiri Lucy, Gisela, dan Joe yang sedang asyik bermain, tetapi mereka malah mengusir

Ikal :teman-teman bolehkah aku ikut bermain bersama kalian ?

Gisela: Apa iku bermin bersama kita hahaha… nyadar dong !

Ikal : mamangnya ada apa dengan aku ?

Joe :kamu udah bau, dekil, kumel, jorok, jelek mirip Sarimin topeng monyet juga masih ga nyadar ?

Ikal :aku itu salah apa sih sama kalian sampai-sampai kalian menjauhi ku ?

Gisela : masih kurang jelas juga ? (membentak Ikal )

Joe : Dasar bdoh !!!

Ikal : Dan kamu Lucy mengapa tiba-tiba kamu menjauhi ku?

Lucy : Karena…????

Ikal : Mengapa Lucy jawab pertanyaa ku !!!!

Gisela : Udah sana pergi !!!

Ikal : Gisela aku ini berbicara dengan Lucy bukan dengan kamu!

Lucy:hmmm…. Kamu Tanya saja kepada mereka !!!

Ikal : Lucy ku mohon jawab pertanyaan aku !

Joe : Apa belum jelas apa yang udah aku omongi tadi ?

Ikal : apakah semua itu benar Lucy ?

Lucy : sudah cepat kamu pergi! (membentak dan mendorong Ikal hingga terjtuh)

Ikal : Baiklah kalau itu yang kalian mau aku akan pergi !

Pada saat itu Lucy sangat menyesal atas semua perbuatn yang ia lakukan pada Ikal. Pada saat itu Ikal ketempat yang sangat sepi dari orang-orang dia merenungkan sesuatu hal yaitu mengapa teman-temannya menjauhinya.

Ikal : Mengapa teman-teman menjauhi aku ? sebenarnya salah aku itu apa ? apa karena aku miskin, jelek ? aku benar-benar tidak tau apa yang menyebabkan mereka semua menjauhi ku !! apa lagi dengan Lucy tiba-tiba tanpa ada sebab dia menjauhi ku… berarti sekarang aku harus bergaul dengan orang yang selevel dengan ku, bukan bersama Lucy, Gisela, dan Joe mereka semua kan orang kaya tidak sepeti aku, yang bisanya menyusahkan orang lain saja.

Pada saat pulang Sekolah Lucy bersama Keluargannya pergi bersenang-senang ke Mall membeli-membeli belanjaan sangat banyak sekali menghabiskan uang banyak sekali, sebenarnya Lucy tidak suka melakukan hal ini karena dipaksa oleh orang tuanya.

Lucy : Mamah kita pulan saja yuk kita sudah berbelanja barang-barang banyak sekali nih

Mamah : Iya juga sih kam tdak mau membeli apa-apa lagi nih ?

Papah : Iya Lucy kamu tidak ingin membeli apa-apa lagi ?

Lucy : Sudah pah, aku tidak ingin membeli apa-apa lagi !

Papah : Ya sudah ayo kita pulang !!!

Pada saat sampai di Rumah, Lucy pun beristirahat pada saat itu mamahnya dan pembantunya sedang tidak masak untuk makan malam, akhirnya Lucy pergi keluar Rumah untuk membeli makanan sendirian dan pada saat itu Lucy bertemu dengan Ikal yang sedang berjalan sendirian membawa buku, dan tidak sengaja mereka bertabrakan.
Brukkk !!!!!!

Lucy : Aduh, bagaimana sih kamu seharusnya kalau jalan tuh jangan meleng dong gimana sih !!!

Ikal : Aduh maaf ya aku tidak sengaja ! (membereskan bukunya yang jatuh)

Lucy: Iya tidak apa-apa kok !

Ikal: Eh Lucy kamu mau kemana ?

Lucy : aku ingin membeli makanan, kamu mau kemana ?

Ikal : aku tadi habis mambawakan makanan untuk orang tia ku yang sedang berjualan, sambil membantu-membantu di sana !

Lucy : Tetapi megapa kamu membawa buku ?

Ikal: Oh iya tadi aku sambil membaca buku !

Lucy : Wah kamu rajin sekali ya!

Ikal : Tidak ah biasa sja !

Lucy: Oh ya suda aku mau membeli makanan dulu ya !

Ikal : Oh yasudah hati-hati ya !

Keesokan harinya sepulsang Sekolah Lucy mendapakan berita buruk dari orang tuanya yaitu, ternyata perusahan yang dimiliki oleh papanya bangkrut Lucy dan Keluarganya sangat sedih, sampai-sampai Rumah yang ia tempati bersam Keluargaya pun juga disegel oleh Bank, mereka tidak tau harus kemana lagi, merekapun akhirnya mengontrak disebuah rumah kecil, mamanya sangat tidak bisa menerima ini semua.

Mamah : Aku tidak menyangka bisa terjadi hal seperti ini, semua perhiasan mamah koleks-koleksi mamah yang mamah beli di luar negeripun juga di ambil oleh Bank.

Papah : Sabar mah. Ini cobaan yang berat untuk kita!

Lucy : Coba saja dulu kita menabung pada saat ini kan bisa terpakai, maksud aku itu ini, jadi pada saat krisis seperti ini bisa terpakai!

Mamah : Iya mamah sangat menyesal sekali, tapi sekarang kita ingin tinggal dim
ana ??

Papah : Sudah kita cari saja kontrakan yang murah…

Mamah : Memangnya paah punya simpanan uang ?

Papah : Alhamdulillah papa masih punya simpanan uang !

Setelah mereka mencari-mencari kontrakan akhirnya mereka mendapatkan kontrakan yang kecil dan murah. Pada keesokan harinya Lucypun Sekolah. Sesampainya di Sekolah ternyata teman-teman Lucy sudah tau bahwa Keluarganya Lucy jatuh miskin, dan mereka mengejek-ngejek Lucy.

Gisela : Eh…. Lihat… ternyata seorang anak orang kaya, sekarang sudah jatuh miskin… hahahaha

Joe : Huu… pasti orangtuanya mendadak bangkrut, karena mempunyai banyak hutang !!

Ikal : Eh… Kalian jangan begitu dong… kalian itu bukan sahabat yang baik, saat Lucy susah seharusnya kalian menghibur bukan malah mengejek !!

Gisela : Apa ?? bersahabat dengan dia ga salah denger, kapan kita bersahabat dengan dia kayanya ga pernah tuh…!!1

Lucy : Gisela… kamu jangan kaya gitu dong !!! kitakan pernah bersahabat

Joe : Aku cuman bersahabat dengan Lucy yang kaya raya, bukan Lucy yang anak miskin!

Ikal : Sudah Ikal kita pergi saja tidak ada gunanya ngomong sama anak kaya raya yang sombong.

Lalu Ikal dan Lucy pun pergi ke kantin…

Lucy : Ikal kamu kenapa membela aku ? padahalkan dulu Keluarga ku pernah mencela kmu ?

Ikall : Aku tidak pernah memikirkan apa yang pernah papa dan mama kamu katakan pada ku dan lagi pula aku tau sebenarnya kamu dipaksa oleh orangtua mu untuk menjauhi aku !!!

Lucy : Kau memang sahabat ku yang baik !!!

Saat pulang Sekolah dan sesampainya di Rumah…!!!

Lucy : Assalamualaikum !

Mamah : walaikumsalam !

Lucy : Papah kemana mah ?

Mamah : Papah pergi mencari pekerjaan, sudah kamu makan sana !

Lucy : Iya mah…

Mamah : Sayang kamu tau ga tadi Malam mamah tidur digigit nyamuk… kamu gimana pasti kamu juga terganggu kan ?

Lucy : Iya sih mah tapi mau bagaimana lagi, ini cobaan untuk kita tadi di SEkolah di ejek-ejek orang miskin !

Mamah : Apa ? siapa yang mengejek kamu orang misin ? kurang ajar!!

Lucy : Biarkan sajalah mah…. Kitakan dulu juga bersifat seperi itu kepada orang yang kurang mampu !

Mamah : Sudahlah biarkanlah seperti itu yang lalu biarkanlah berlalu nasi telah menjadi bubur!
Lucy : Ya sudah mah aku sudah lelah mau tidur dulu !!!!!!!

Pada malam hari papahnya pun datang, lalu mamahnya pun menceritakan kejadian yang telah di alami Lucy di Sekolah.

Mamah : Pah, tadi di Sekolah Lucy diejek oleh teman-temannya oaring miskin !

Papah :Mamah ini semua salah kita, seharusnya pada sat kita kaya dulu kita rajin menabung bukan menghambur-hamburkan uang, jadinya seperi ini deh kita susa dan tidak mempunyai uang !

Mamah : Iya pah mamah juga menyesal atas kelakuan mamah yang sering menghambur-hamburkan uang, mama juga menyesal telah menghina orang miskin.

Papah : Ya sudah lah mah..! kita menitip salam permintaan maaf saja kepada Lucy untuk Ikal !!

Mamah : Oh iya benar juga pah !

Papah : Mah maaf ya hari ini papah belum mendaptkan pekerjaan !!!!!

Mamah : Tidak apa-apa kok pah ! kita harus berusaha lagi !

Papah : Sudah larut malam, ayo kita tidur mah !!!

Pada keesokan Pagi harinya papah dam amah Lucy menitip permintaan maaf untuk Ikal kepada Lucy.

Mamah : Lucy, mamah mau menitip permintan maaf kepda Ikal ! (di depan pintu )

Papah : Lucy, papah juga ya..!!

Lucy : Iya nanti akan kusampaikan kepda Ikal, aku senang sekali mamah dan papah mau minta maaf kepada Ikal, mah pah aku berangkat dulu ya…!!!!

Mamah : Iya hati-hati ya nk !!

Pada saat sampai di Sekolahan, Lucypun menyampaikan kepada Ikla atas permintaan maaf dari papah dan mamahnya.

Lucy : Ikal ! aku ingin menyampaikan permintaan maaf mamah dan papah ku atas kesalahan yang telah membuat hati mu terluka !

Ikal : Tidak apa-apa kok Lucy. Aku sudah memaafkannya, syukurlah mereka sadar.

Lucy : Terimakasih ya, kmu memang sahabat terbaik ku !

Setelah bel pulang sekolah berbunyi, Ikal pun pulang, Ia melewati Rumah Joe yang ternyata kebakaran, ia pun memberitahukan pada Lucy dan Gisela atas musibah itu.

Ikal : Astagfirullah Rumah Joe kebakaran… aku harus memberi tahukan pada Gisela !

Ketika menuju Rumah Gisela, ia bertemu dengan Lucy.

Lucy : Ada apa Kal ? kamu sepertinya terburu-buru sekali !!

Ikal : Ru…ru…ru.. Rumah Joe kebakaran !!

Lucy : Yang benar kamu ??

Ikal : Benar aku tidak bohong !

Lucy : Ayo kita beri tau Gisela !

Ketika sampai di Rumah Gisela.

Ikal : Assalamualaikum !!! Gisela !!!

Lucy : Gisela !!!

Gisela : Ada apa sih Lucy anak miskin di bawa keRumah ku ?

Lucy : Jangan begitu Gisela, kamu hargai teman mu dong !!

Ikal : Kamu jangan salah paham dong kita berdua kesini ke Rumah kamu tuh pingin beri tau doing, bahwa Rumah Joe kebakaran.

Gisela : apa ? kebakaran ?

Ikal : Iya benar cepat kita ke Rumah Joe ! (lari keluar panggung )

Mereka bertiga menuju Rumah Joe. Sampai di Rumah Joe.

Joe : Ngapain kalian kesini ? kalian mau menghina ku ya, karena Rumah ku kebakaran dan menjadi orang miskin ?

Ikal : Tidak kok, kami hanya ingin melihat keadaan mu saja, kamu baik-baik sajakan ?

Joe : Tidak jangan mendekat, kalian senangkan melihat aku seperti ini ?
Gisela : Kamu sabar ya, mungkin ini cobaan untuk kamu !!!

Joe : Kamu bisa bicara seperti itu ? kamu tidak merasakan apa yang kurasa sekarang ini !

Ikal : Sudahlah Joe, mungkin ini cobaan untuk kamu yng tabah ya !

Joe : Terimakasih ya atas suportnya aku minta maaf ya selama ini aku sering berbuat jahat kepada kalian berdua, aku sering menghina.

Gisela : Iya kal, aku juga mintaa maff ya aku sudah mempermalukan mu.

Ikal : Sudahlah aku sudah memaafkan kalian kok, lupakan yang kemarin, kita buka lembaran baru.

Lucy : Nah gitu dong, coba aja dari dulu kayak gini pasti asyik, gak ada yang saling megejek.

Gisela : Sekarang keta berteman ya…!!!!

Ikal : tentu !!!





























Berkah Dalem
Sugeng siang
Ingkang dahad kinurmatan, Bapak Kepala Sekolah SMAN 1 Salatiga, Bapak Kepala Komite SMAN 1 Salatiga, Bapak Ibu guru karyawan SMAN 1 Salatiga, orang tua wali murid siswa kelas XII, para kanca, ugi adek-adek sedaya ingkang kula tresnani,
Monggo kita sedaya sesarengan ngaturaken puji syukur dumateng Gusti Ingkang Maha Agung, ingkang sampun maringaken nikmat kewarasan dumateng kita sedaya, saengga kita sedaya saget sesarengan kempal dhateng adicara perpisahan siswa kelas XII sapunika.
Kula, selaku wakil rencang-rencang kelas XII, namung saget ngaturaken ucapan matur sembah suwun kula sakonco ingkang paling jero kagem bapak ibu guru sedaya ingkang sampun mbulawantah kula sakonco dangunipun tigang warsa dateng pawiyatan enggal menika.
Kula sakonco inggih badhe nyuwun pangestunipun supados kula sakonco saget nglebeti pawiyatan utawi universitas enggal ingkang sae ingkang sampun dados tujuan kula sakonco, saengga kula sakonco saget dados tiyang ingkang migunani kagem keluarga, masyarakat, ugi bangsa lan negara.
Sejatosipun, kula sakonco kraos awrat sanget kagem nilaraken pawiyatan menika. Menapa? Niki amargi pawiyatan menika supados dados griya kula sakonco piyambak. Bapak ibu guru inggih sampun kula sakonco anggep kados tiyang sepuh kula piyambak.
Kula inggih gadhah sekedik pesen kagem adek-adek kelas X kaliyan XI supados sregep sinau supados saget wujudaken cita-cita nipun ugi dados lare ingkang lanthip. ”Tekene tekun tekan”, sapa sing sinau lan usaha tekun kanthi cara ingkang becik, kuwi mesthi bakal saget mawujudaken citc-cita menika.


SEMOGA BERMANFAAT, SALAM THEKIFOT
TERIMAKASIH SOBAT SUDAH MAU MAMPIR KE BLOG TheKiFOT, Silahkan Jika Ada Artikel Yang Bagus di Blog Ini Saya Izinkan Untuk "Mengcopy,Paste" Dengan Syarat Sertakan Seumbernya Yang Lengkap., Hormat Saya »TheKiFOT« Pemilik Tunggal Blog Ini.Terimakasih.
oncopy="return false;"