SALAM HANGAT »TheKiFOT« “Kesuksesan ataupun kegagalan masa depan Anda tergantung dari keputusan Anda saat ini, Di mana ada kemauan dan keberanian untuk memutuskan, di situlah kesuksesan menanti Anda. Tapi yakinlah bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulainya”.

CONTOH SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUMAH



SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUMAH


Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               :
Alamat            :
Pekerjaan         :
No.KTP           :

selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama               : YOSI SUHARTO
Alamat            : DONGENG, SAPEN, RT 01/01
Pekerjaan         : SWASTA
No.KTP           : 3311081806940005
selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak menerangkan bahwa masing-masing pihak telah membuat persetujuan sebagai berikut :

1.      Bahwa pada tanggal ….. NOVEMBER 2015, PIHAK PERTAMA telah mengajukan permohonan penyewaan rumah di Jln. TRIAGAN dengan nilai sewa yang diajukan sebesar Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah) per tahun kepada PIHAK KEDUA.

2.      Bahwa atas pengajuan PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA telah menyetujui untuk menyewakan Rumah di Jln. Triagan, dengan nilai sewa Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah) per tahun kepada PIHAK PERTAMA pada …. NOVEMBER 2015.

3.      PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat bahwa proses penyewaan rumah yang telah disebutkan di atas oleh PIHAK PERTAMA dari PIHAK KEDUA dimulai pada bulan November  2015 dan berakhir pada  ….  Desember 2016.

4.      Perjanjian sewa ini dibuat rangkap dua, bermeterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama dan berlaku sejak ditandatangani oleh kedua belah Pihak.
5.      Pelaksanaan sewa menyewa rumah ini dapat dilakukan perpanjangan dengan ketentuan-ketentuan dan prosedur yang akan ditentukan pada akhir masa sewa dengan dibuatnya perjanjian sewa rumah yang baru.

6.      Pihak pertama (penyewa) bertanggung jawab penuh atas kerusakan, kehilangan, maupun hal-hal lain yang terjadi pada lokasi yang disewakan selama masa sewa masih berjalan.

7.      Pihak pertama (penyewa) tidak diperkenankan memutuskan penyewaan rumah sebelum akhir masa sewa, kecuali atas persetujuan dari pihak kedua.

8.      Pihak kedua tidak diperkenankan memutuskan penyewaan rumah sebelum akhir masa sewa, kecuali atas persetujuan dari pihak pertama.

9.      Mengenai hal-hal yang belum dituangkan dalam perjanjian sewa ini, akan diatur kemudian dengan addendum-addendum baru sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Demikian surat perjanjian ini dibuat, agar dapat dipatuhi dan digunakan sebagaimana mestinya.


                                                                                                    Sukoharjo … November  2015




                          Pihak Pertama                                                              Pihak Kedua

                                                              Materai 6000


                          (……………)                                                        (YOSI SUHARTO)



Artikel Terkait:

SEMOGA BERMANFAAT, SALAM THEKIFOT
TERIMAKASIH SOBAT SUDAH MAU MAMPIR KE BLOG TheKiFOT, Silahkan Jika Ada Artikel Yang Bagus di Blog Ini Saya Izinkan Untuk "Mengcopy,Paste" Dengan Syarat Sertakan Seumbernya Yang Lengkap., Hormat Saya »TheKiFOT« Pemilik Tunggal Blog Ini.Terimakasih.
oncopy="return false;"